LIVE STREAMING

NOW PLAYING:
-

LIFESTYLE


Masalah Pernikahan & Cara Mengatasinya

 

25 July 2017

Namanya pernikahan, tidak ada yang sempurna. Pernikahan ini seringkali disebut hubungan yang penuh rintangan dan butuh komitmen yang kuat dari kedua belah pihak untuk bisa melewatinya dengan baik. Pasangan yang kamu lihat paling romantis di dunia pun pasti pernah mengalami pertengkaran hebat. Itu disebabkan oleh beda nya pendapat. Setiap pasangan memiliki masalah masing-masing dan punya solusi sendiri untuk menghadapi masalah tersebut. Jika belajar dari kesalahan, ada langkah efektif untuk mengatasi hal paling umum yang dialami suami istri. Langkah sederhana ini juga butuh usaha. Dilansir dari situs Lovepanky.com, berikut 8 permasalahan yang paling umum di dalam pernikahan dan cara mengatasinya:

1. Komunikasi Tidak Lancar



Ini lah awal masalah yang kebanyakan dialami oleh pasangan, mau pasangan muda atau pun yang tua. Komunikasi yang tidak lancar dapat mengurangi cinta dalam hubungan yang paling stabil sekalipun. Utuk mengatasi masalah komunikasi, berilah waktu untuk berkomunikasi satu sama lain meskipun hanya beberapa menit saja. Hindari gangguan dan berikan fokus hanya pada pasangan. Anda juga dapat membuat beberapa peraturan seperti menghindari kata-kata yang menggeneralisasi seperti "Kamu selalu..." atau "Kamu tidak pernah...", atau sepakat untuk tidak menginterupsi satu sama lain saat sedang bicara. Anda dan pasangan juga harus berhati-hati dalam bicara karena terbawa emosi hanya akan mengganggu proses pembicaraan yang dewasa dan membangun. Jika Anda sedang tidak mampu mengatakan hal-hal untuk memperbaiki situasi, lebih baik beri waktu untuk menenangkan diri.

2. Seks dan keintiman



Seks dan keintiman juga masalah umum yang dialami oleh banyak pasangan, dan seringkali menjadi manisfestasi dari berbagai masalah lainnya dalam perkawinan. Kurangnya seks dan keintiman bisa dijadikan hukuman bagi pasangan setelah bertengkar. Namun ada juga alasan lain yang dapat membuat kehidupan seks kurang memuaskan, seperti disfungsi ereksi atau hilangnya libido akibat perubahan hormon.

Jangan takut untuk berkonsultasi kepada ahli soal masalah ereksi atau libido. Analisa bagaimana hubungan Anda dan pasangan secara keseluruhan karena sangat berpengaruh terhadap seks dan keintiman. Sediakan waktu untuk bermesraan dengan pasangan, jika perlu, titipkan anak pada orangtua. Bereksperimen saat melakukan hubungan seks akan memberi bumbu-bumbu yang penting bagi sebuah perkawinan.

3. Pembagian tugas



Tuntutan pekerjaan baik di kantor maupun rumah, mengurus anak dan banyak hal rumah tangga lainnya dapat memengaruhi hubungan Anda dengan pasangan. Pekerjaan kantor dapat menimbulkan stres, terlebih lagi dengan tugas-tugas rumah tangga yang menunggu di rumah. Bagaimanapun juga, hal ini sudah menjadi bagian dari kehidupan sebagai suami istri yang harus dihadapi.

Penting untuk membahas ekspektasi Anda dan pasangan dalam hal tanggung jawab di rumah, di kantor, dan tentang anak-anak. Buatnya jadwal dan aturan yang disesuaikan bagi anggota keluarga lainnya. Kompromi juga penting untuk menciptakan win-win situation bagi semua pihak. Kedengarannya sulit, namun sangat mungkin dilakukan.

4. Masalah keuangan



Dari mulai biaya pernikahan hingga biaya hidup sehari-hari, uang bisa jadi masalah besar bagi sebuah rumah tangga. Membeli rumah atau apartemen, renovasi, mobil, pengeluaran sehari-hari, hingga biaya membesarkan anak tentunya membutuhkan jumlah uang yang tidak sedikit. Jika pasangan tidak bisa mengatur keuangan dengan baik, maka pertengkaran tidak dapat dihindari.

Anda dan pasangan harus duduk dan mengenali bagaimana situasi keuangan. Buatlah bujet pengeluaran yang disepakati bersama dan kedua belah pihak harus kompromi untuk mengubah gaya hidup agar pemakaian uang lebih efektif. Jangan pernah membahas masalah keuangan saat salah satu sedang stres karena hanya akan memicu pertengkaran. Tabungan sangat penting, dan jangan lupa mencatat pengeluaran agar Anda dan pasangan tahu kondisi keuangan secara jelas. Tentukan juga siapa yang bertanggung jawab terhadap apa, pembagian tugas dalam keuangan juga penting.

7. Perasaan sakit hati yang disimpan



Mungkin Anda menyimpan beberapa hal yang selama ini mengganggu Anda bahkan menimbulkan sakit hati yang mendalam. Perasaan ini dapat terus berkembang menjadi kebencian, dan menutup rasa cinta, kepercayaan dan hormat yang selama ini ada di antara Anda dan pasangan.

Jangan biarkan jenis perasaan ini meracuni hubungan Anda dan pasangan. Temukan alasan kebencian Anda dan diskusikan dengan pasangan bagaimana caranya agar dapat menyingkirkan perasaan tersebut. Jangan hanya mengandalkan pasangan, cari tahu bagaimana Anda dapat memberikan solusi yang baik untuk hubungan Anda berdua. Jangan saling menyalahkan namun ambil tanggung jawab masing-masing untuk hubungan yang lebih sehat.