News

Bike to Work Minta Pemprov DKI Buat Payung Hukum Untuk Jalur Road Bike di JLNT

todayJune 14, 2021 5

Bike to Work Minta Pemprov DKI Buat Payung Hukum Untuk Jalur Road Bike di JLNT
share close

Ketua Tim Advokasi Bike to Work (B2W) Indonesia Fahmi Saimima mengusulkan kepada Dinas Perhubungan DKI agar penggunaan jalur road bike di Jalan Layang Non Tol (JLNT) Kampung Melayu-Tanah Abang diatur dalam payung hukum. Hal tersebut disampaikan seusai diskusi bersama Dinas Perhubungan, Minggu (13/6).

“Payung hukumnya kita kasih solusinya. Hukumnya digeser jadi payung hukum car free day atau HBKB. Payung hukum car free day sekarang masih revisi,” kata Fahmi.

Menurut dia, dengan adanya payung hukum nantinya pelaksanaan CFD dapat dilakukan berdasarkan zona yang ada. Seperti halnya JLNT untuk road bike dan Jalan Sudirman-Thamrin untuk olahraga sepeda dengan kecepatan rendah.

“Kita akan diskusi lanjutan, bahwa beberapa tuntutan kami sudah terpenuhi di antaranya pencabutan rambu. Rambu itu tidak elok secara hukum tapi juga deskripsi pengertian fungsi kata road bike itu tidak ada di seluruh dunia, makanya rambu itu sebagai inisiatif teguran kami dari masyarakat,” papar dia.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan DKI Jakarta Rudi Saptari menyatakan pihaknya menerima masukan dari seluruh elemen masyarakat terkait pelaksanaan uji coba road bike di JLNT.

“Pada prinsipnya semua masukan perlu kita akomodir adanya suatu kegiatan dalam hal ini rekan-rekan road bike yang merupakan pesepeda juga yang harus diakomodir,” katanya.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta mulai melakukan uji coba jalur khusus road bike. Yakni di Jalan Layang Non Tol (JLNT) Kampung Melayu-Tanah Abang setiap akhir pekan pada pukul 05.00-08.00 WIB.

Lalu, mulai Senin (7/6) pegiat sepeda road bike boleh melintas di lajur paling kiri dari jalur kendaraan bermotor di ruas Jalan Sudirman-Thamrin setiap Senin-Jumat dari pukul 05.00-06.30 WIB.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menyatakan para pengguna sepeda road bike wajib menggunakan jalur sepeda permanen di Jalan Sudirman-Thamrin setelah waktu yang ditentukan.

Para pengguna road bike dapat keluar dari jalur sepeda permanen pada pukul 05.00-06.30 WIB pada Senin-Jumat.

“Sudirman-Thamrin itu kan jalur sepeda permanen, jadi setelah pukul 06.30 WIB seluruh sepeda itu wajib menggunakan (jalur) sepeda permanen,” kata Syafrin di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (3/6).

Written by: indikaFM

Rate it

Previous post

“Lupin Part 2” Udah Tayang di Netflix, Begini Reviewnya!

Featured

“Lupin Part 2” Udah Tayang di Netflix, Begini Reviewnya!

Omar Sy kembali beraksi sebagai Assane Diop — si penjahat ulung Paris yang terinspirasi oleh Arsène Lupin karya Maurice Leblanc — dalam lima episode lanjutan di “Lupin Part 2“. Kalau kalian sudah tonton part 1-nya — yang berakhir gantung –, serial lanjutan ini jadi hal wajib buat melengkapi kisah pencurian seru Assane Diop. Serial berbahasa Prancis ini jadi salah satu yang paling menarik perhatian orang dari seluruh dunia. Apalagi, ending […]

todayJune 14, 2021 10

Post comments (0)

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0%
Indika FM

FREE
VIEW