Kumparan News

Cerita Awal Vaksin Corona Nusantara yang Digagas Terawan: Dari AS ke Kemenkes

todayFebruary 17, 2021 60

Cerita Awal Vaksin Corona Nusantara yang Digagas Terawan: Dari AS ke Kemenkes
share close
Cerita Awal Vaksin Corona Nusantara yang Digagas Terawan: Dari AS ke Kemenkes
Terawan Agus Putranto saat meninjau persiapan uji klinis fase II vaksin Nusantara di RSUP dr. Kariadi Semarang. Foto: Dok. Istimewa

Terawan Agus Putranto kini punya kesibukan baru setelah tak lagi menjabat Menteri Kesehatan. Yakni memantau penelitian Vaksin COVID-19 Nusantara, yang telah menyelesaikan uji klinis tahap I.

Terbaru, Terawan ke RSUP dr Kariadi Semarang untuk meninjau persiapan uji klinis II pada Selasa (16/2). Ia juga didampingi anggota Komisi IX [Kesehatan] DPR.

Vaksin Nusantara yang dikembangkan menggunakan sel dendritik ini memang tidak terlalu ramai dibahas publik. Gaungnya kurang terdengar dibandingkan proyek Vaksin Merah Putih yang diawasi Konsorsium Riset Nasional.

Sel dendritik merupakan sel imun yang menjadi bagian dari sistem imunitas. Vaksin dengan menggunakan teknologi dendritik, nantinya satu vaksin hanya diperuntukkan pada satu orang atau bersifat personalisasi sesuai kondisi orang tersebut. Dengan demikian, vaksin ini diyakini aman bagi mereka yang memiliki penyakit penyerta (komorbid).

Pengembangbiakan vaksin COVID-19 dengan sel dendritik akan terbentuk antigen khusus, kemudian membentuk antibodi.

Terawan menjelaskan, ada 30 relawan yang mengikuti uji klinis tahap I Vaksin Nusantara. Ia mengeklaim hasilnya memuaskan dan menghasilkan imunogenisitas (kemampuan menimbulkan kekebalan terhadap suatu penyakit).

Cerita Awal Vaksin Corona Nusantara yang Digagas Terawan: Dari AS ke Kemenkes (1)
Ilustrasi vaksin. Foto: TATYANA MAKEYEVA/REUTERS

Lantas, sebenarnya bagaimana awal mula pengembangan vaksin ini?

Ceritanya bermula sekitar akhir 2020. Tepatnya pada 22 Oktober 2020, Badan Litbang Kesehatan dengan PT Rama Emerald Multi Sukses menandatangani kerja sama uji klinik vaksin sel dendritik SARS-CoV-2 bertempat di ruang Dr. J. Leimena, Kementerian Kesehatan. Saat itu belum ada nama Vaksin Nusantara.

Dikutip dari rilis di situs Kemenkes, penandatanganan kala itu dilakukan oleh Kepala Badan Litbang Kesehatan, dr. Slamet, MHP dengan Sim Eng Siu, General Manager PT Rama Emerald Multi Sukses, disaksikan oleh Terawan yang saat itu masih menjadi Menkes.

Saat itu, kerja sama ini dilakukan karena penularan virus corona terus bertambah. Sediaan vaksin secara cepat diharapkan menjadi salah satu upaya untuk menghentikan laju virus SARS-CoV-2.

Pengembangan Teknologi

Teknologi pengembangan vaksin telah banyak dilakukan. Di antaranya vaksin yang berbasis personalized, dikenal dengan istilah dendritic cells vaccines.

Salah satu lembaga yang sedang mengembangkan vaksin dengan menggunakan metode ini adalah AIVITA Biomedical Inc yang berlokasi di Amerika Serikat.

Ditelusuri lebih lanjut, salah seorang peneliti vaksin di AIVITA Biomedical Inc adalah dr Taruna Ikrar. Ia sudah meneliti di sana sejak tahun 2017 dan pernah berjanji akan membawa teknologi ini ke Indonesia.

Cerita Awal Vaksin Corona Nusantara yang Digagas Terawan: Dari AS ke Kemenkes
Terawan Agus Putranto. Foto: Aprilandika Pratama/kumparan

AIVITA kemudian telah memberikan lisensi kepada PT. Rama Emerald Multi Sukses untuk mengembangkan vaksin tersebut di Indonesia.

Dalam sambutannya kala itu, Terawan berharap agar pada bulan November uji klinik kita mulai.

“Kita berdoa bersama-sama mudah-mudahan semua berjalan lancar karena semua manufacture ada di Indonesia. Tidak ada kata yang paling indah selain bersyukur untuk ini semua,” kata Terawan, yang pada Agustus 2020 menugaskan Taruna Ikrar tergabung dalam Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) dari unsur Kemenkes.

Written by: Kumparan

Rate it

Previous post

L Infinite Alami Cedera Lutut Saat Syuting Drama Korea Royal Secret Agent

Kumparan Entertainment

L Infinite Alami Cedera Lutut Saat Syuting Drama Korea Royal Secret Agent

L Infinite dok IG kim_msl L Infinite alias Kim Myung Soo jadi salah satu aktor utama di drama Korea Royal Secret Agent. Dia memerankan tokoh Sung Yi Kyum, inspektur kerajaan yang berjuang membasmi korupsi di kerajaan. Saat awal syuting drama tersebut, aktor kelahiran 13 Maret 1992 ini mengaku pernah mengalami cedera dan harus menjalani perawatan. "Aku mengalami masa sulit selama tahap awal pengambilan gambar, dan harus menjalani perawatan selama dua […]

todayFebruary 17, 2021 10

Post comments (0)

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


0%
Indika FM

FREE
VIEW