Featured

Film Nussa ‘Premiere’ di Bucheon Film Festival 2021

todayJune 18, 2021 14

Film Nussa ‘Premiere’ di Bucheon Film Festival 2021
share close

Film Nussa ‘premiere’ di Bucheon Film Festival 2021. Pengumuan menggembirakan itu disampaikan langsung oleh Visinema lewat akun Instagramnya.

“Berkesempatan untuk tayang perdana di dunia pada 25th Bucheon International Fantastic Film Festival (BIFAN),” tulis keterangan Visinema.

FYI, BIFAN merupakan festival film skala internasional yang diselenggarakan setiap tahunnya di Kota Bucheon, provinsi Gyeonggi. Festival ini pertama kali digelar pada 1996 dan terus begulir sampai sekarang.

Dalam festival yang akan berlangsung dari tanggal 8 – 18 Juli 2021 nanti di Korea Selatan, film ini berhasil terpilih sebagai film untuk kategori Family Section (film keluarga).

Sontak prestasi ini merupakan pencapaian luar biasa yang membanggakan baik bagi Visinema maupun rakyat Indonesia. “Tentu saja, pencapaian ini tidak bisa kami dapatkan tanpa dukungan dari Sahabat. Terima Kasih banyak! Hal ini merupakan sebuah kebanggaan bagi kami,” lanjut Visinema.

Lebih kerennya, Nussa bukan satu-satunya film asal Indonesia yang tayang di BIFAN 2021. Pasalnya, rumah produksi Miles film juga mengumumkan film besutan mereka, Paranoia juga akan tayang di festival bergengsi Korea Selatan tersebut.

Melansir Tempo, film yang disutradarai oleh Bony Wirasmono ini merupakan film animasi panjang pertama Visinema dan The Litte Giantz (studio animasi).

“Kami senang dan bangga, walaupun masih dalam masa pandemi tetapi film Nussa dapat ditonton oleh teman-teman di Korea Selatan,” pungkas Anggia Kharisma, produser Nussa dalam sambutannya di BIFAN.

Film ini sendiri menceritakan tentang seorang anak bernama Nussa yang ingin memenangkan kembali lomba sains dan merayakan kemenangan tersebut bersama sang ayah. Namun dirinya harus berhadapan dengan Jonni, rival yang lebih unggul darinya.

Adapun tema besar dari film ini adalah pembelajaran “Gratitude” atau bersyukur. “Tema besar yang menjadi fokus utama kami dalam film Nussa adalah gratitude. Sehingga diharapkan setelah penonton menonton filmnya, kita semua dapat lebih merasa bersyukur,” tuturnya.

Written by: indikaFM

Rate it

Previous post

News

Jalur Sepeda Permanen Dibongkar, Tanda Kemunduran Transportasi?

alur sepeda permanen dibongkar menjadi ‘wacana’ terbaru yang disampaikan saat rapat kerja Polri dengan Komisi III DPR RI, Rabu (16 Juni). Terkait hal itu, komintas sepeda Bike to Work lewat Ketua Tim Advokasi, Fahmi Saimima menyebut rencana itu merupakan kemunduran dalam bidang transportasi. “Kami sangat tidak setuju. Kalau dibongkar pun atas nama pembuat kebijakan, kami terima. Namun, ini sebuah kemunduran terbesar dalam sejarah transportasi di Indonesia maupun dunia,” tutur Fahmi, […]

todayJune 18, 2021 7

Post comments (0)

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0%
Indika FM

FREE
VIEW