Economic

Indonesia Resesi Bulan Depan, Tetap Tenang dan Tidak Perlu Panik!

todaySeptember 30, 2020 24

Background
share close

Indonesia dipastikan resesi bulan depan karena ekonomi kuartal III diyakini negatif. Namun Teman Indika tidak perlu panik menyikapi hal ini.

Indonesia kita tercinta bukan satu-satunya negara yang mengalami resesi, banyak negara mulai dari yang maju maupun berkembang sudah terlebih dahulu masuk zona resesi. Buat Teman Indika yang belum tahu, Resesi sendiri merupakan kondisi di mana pertumbuhan ekonomi minus dua kuartal berturut-turut.

Dilansir dari detik.com, menurut Yusuf Rendy Manilet Peneliti Center of Reform on Economics (CORE):

“Saya kira yang perlu diperhatikan masyarakat, bahwa resesi juga dialami oleh negara lain dan masyarakat tidak perlu panik,”

Yusuf juga mengatakan, saat ini masyarakat di Indonesia hanya perlu menyiapkan dana darurat yang bisa digunakan saat Indonesia benar-benar resesi. Sebab, menurut para ekonom, kondisi tersebut akan berdampak pada pelemahan daya beli hingga pemutusan hubungan kerja (PHK).

Perlu Teman Indika ketahui ekonomi Indonesia dipastikan resesi karena diperkirakan pada kuartal III masih berada di zona negatif. Kementerian Keuangan telah merilis angka proyeksi yaitu di kisaran minus 2,9% sampai minus 1% pada kuartal III dan seluruh tahun ini sekitar minus 1,7% sampai minus 0,6%.

Meski kuartal III berakhir pada akhir September. Namun pengumuman realisasi pertumbuhan ekonomi atau produk domestik bruto (PDB) Indonesia baru dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada tanggal 5 November 2020.

Tetap tenang dan selalu semangat ya Teman Indika!

Written by: test1

Rate it

Previous post

Post comments (0)

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


0%
donut_large