News

Mulai Besok, Waktu Operasional MRT Jakarta Hanya Sampai Pukul 21.30 WIB

todayMay 27, 2021 1

Mulai Besok, Waktu Operasional MRT Jakarta Hanya Sampai Pukul 21.30 WIB
share close

Pelaksana tugas (Plt) Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta (Perseroda) Ahmad Pratomo menyatakan adanya perubahan waktu operasional MRT Jakarta.

Kata dia, perubahan itu Keputusan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Nomor 196 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Petunjuk Teknis Pembatasan Kapasitas Angkut Dan
Waktu Operasional Sarana Transportasi Dalam Rangka Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro.

“PT MRT Jakarta (Perseroda) kembali melakukan perubahan waktu operasional yang akan diberlakukan mulai Senin, 24 Mei 2021,” kata Pratomo dalam keterangan tertulis, Minggu (23/5/2021).

Perubahan tersebut yakni untuk Senin-Jumat mulai pukul 05.00 sampai 21.30 WIB. Sedangkan pada Sabtu-Minggu atau akhir pekan mulai pukul 06.00-21.00 WIB.

Lalu untuk jarak antar kereta atau headway saat kam sibuk yaitu 5 menit sekali. Sedangkan diluar jam sibuk berjarak 10 menit.

“Weekend (akhir pekan) atau hari libur tiap 10 menit. Pembatasan jumlah pengguna 70 orang per kereta (gerbong),” jelasnya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro hingga 31 Mei 2021.

Hal tersebut beradasarkan Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 615 Tahun 2021 dan Instruksi Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 34 Tahun 2021.

Perpanjangan PPKM mikro tersebut sebagai bentuk antisipasi adanya lonjakan kasus Covid-19 pascalibur Hari Raya Idulfitri.

“Pada tahun ini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengerahkan seluruh sumber daya untuk mengantisipasi lonjakan tersebut. Termasuk, memperpanjang masa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro hingga 31 Mei 2021” kata Anies dalam keterangan tertulis, Senin (17/5/2021).

Sebelumnya, pemerintah telah menetapkan larangan mudik Lebaran pada 6-17 Mei 2021

Written by: indikaFM

Rate it

Previous post

Pesepeda Meninggal, Kebijakan JLNT untuk Road Bike Diminta Dihentikan

News

Pesepeda Meninggal, Kebijakan JLNT untuk Road Bike Diminta Dihentikan

Pengamat kebijakan publik Trubus Rahadiansyah menilai jalur road bike di Jalan Layang Non Tol (JLNT) merupakan kebijakan kontraproduktif. Sebab Jalan Layang Non Tol tidak terjamin keamanannya untuk pesepeda. Apalagi, sehari-hari jalur tersebut juga dilarang bagi sepeda motor karena keamanan. "Bagi saya, itu kebijakan yang kontra produktif. Artinya begini, kalau untuk motor saja berbahaya apalagi untuk sepeda. Itu kan jalan bebas hambatan dengan ketinggian 18 meter, nah jadi pada akhirnya menurut […]

todayMay 27, 2021 6

Post comments (0)

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0%
Indika FM

FREE
VIEW