Pengamat Transportasi Nilai Sepeda Sebaiknya di Jalan Datar Bukan JLNT

Pengamat Transportasi Nilai Sepeda Sebaiknya di Jalan Datar Bukan JLNT

Pengamat Transportasi, Darmaningtyas Instra menilai Jalan Layang Non Tol (JLNT) tidak pas jika digunakan untuk sepeda. Karena, di JLNT tersebut mempunyai batas kecepatan minimum untuk kendaraan.

“Sebetulnya menurut saya sepeda pun semestinya tidak pas lewat JLNT, karena jalan layang itu kan sebetulnya ada batas kecepatan minimum. Nah kalau sepeda apakah bisa memenuhi batas minimum itu,” katanya saat dihubungi merdeka.com, Selasa (1/6).

“Kedua apakah sepeda tidak kerepotan naik di jalan layang itu. Kalau sepedanya kerepotan kan bisa mengganggu lalin yang ada. Jadi kalau saya sebetulnya sebaiknya sepeda berada di jalan yang datar, bukan layang,” sambungnya.

Jika memang JLNT ingin digunakan untuk sepeda, pemerintah juga harus melihat dari segi keselamatan bagi pengguna jalan tersebut.

“Aspek keselamatan yang penting. Jadi kalau sepeda diberi akses berjalan di jalan layang, saya kira aspek utama di jalan layang. Baik keselamatan, bagi pengendara sepedanya, maupun bagi pengguna jalan lain,” ujar Darmaningtyas.

Ia pun ingin, semestinya jalur sepeda cukup dibuatkan di jalur bawah saja atau tidak di jalan layang.

“Menurut saya lebih baik dibuatkan di jalur bawah, karena sepeda itu kebutuhan ruangnya kecil. Jadi lebih sempit, jadi mereka bisa berjalan lebih cepat di jalan-jalan yang relatif lebih sempit. Jadi semestinya tidak ada masalah,” tutupnya.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta menetapkan jalan layang non tol (JLNT) sebagai lintasan permanen untuk uji coba road bike di akhir pekan. Lintasan untuk sepeda dengan kecepatan tinggi itu dibatasi sejak pukul 5 hingga 8 pagi.

“Hasil rapat sementara lintasan jalan non tol Kokas yang Karet itu menjadi lintasan permanen roadbike setiap Sabtu-Minggu saja, jam 5 sampai 8 pagi,” ujar Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria, Senin (31/5).

Selain JLNT Kota Kasablanka, uji coba lintasan untuk road bike juga berlaku di jalan Sudirman-Thamrin. Untuk di jalan ini, uji coba dilakukan Senin hingga Jumat dimulai pukul 05.00-06.30 WIB.

Riza menambahkan, penetapan lintasan roadbike akan diatur melalui Keputusan Gubernur. Untuk saat ini, draft tentang aturan lintasan roadbike masih dibahas secara marathon oleh stakeholder.

Politikus Gerindra itu menjelaskan alasan Pemprov DKI terus menggenjot fasilitas bagi pesepeda yaitu untuk memberikan kesempatan sebaik-baiknya antar pengendara agar bisa saling menghormati satu sama lain.

“Memberi kesempatan sama, tidak mengganggu satu sama lain.”

Ia menilai, semua punya pengguna jalan memiliki kesempatan yang sama baik itu pengguna sepeda roadbike, non roadbike, kendaraan bermotor hingga transportasi publik

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *