News

Selama PPKM Darurat, Volume Kendaraan ke Arah Puncak Turun 80 Persen

todayJuly 15, 2021 5

Selama PPKM Darurat, Volume Kendaraan ke Arah Puncak Turun 80 Persen
share close

Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang sudah berjalan lebih dari sepekan. Volume arus kendaraan menuju kawasan wisata Puncak, Kabupaten Bogor menurun hampir 80 persen selama PPKM Darurat.

“Sudah 80 persen, jadi minim sekali. waktu PPKM dulu kita puter balik itu bisa ratusan kendaraan. Sekarang itu tinggal 100-200 kendaraan yang kita putar balik,” kata Kasat Lantas Polres Bogor, Iptu Dicky Pranata, saat dihubungi merdeka.com, Minggu (11/7).

Presentase tersebut, lanjut Dicky, berdasarkan perkiraan volume kendaraan yang diputar balik sebelum diberlakukan PPKM Darurat bisa mencapai 800 kendaraan setiap harinya.

“Beda sama PPKM Mikro itu yang diputer bisa 800 bisa 700 untuk satu hari. Nah sekarang tinggal dikit, artinya kesadaran masyarakat sudah tinggi, dan itu (diputar balik sekarang) hanya orang-orang yang masih coba-coba lah kayanya,” katanya.

Bahkan untuk kondisi akhir pekan kali ini, Dicky melaporkan kondisi arus lalu lintas sangat lengang. Karena masyarakat yang hendak ke Puncak harus memenuhi persyaratan sesuai PPKM Darurat.

“Jadi untuk jalur Puncak sendiri bisa kita katakan landai, bahkan dalam tidak kondisi normal, artinya sudah sepi. Karena memang kendaraan yang dari luar kita sudah puter balikan, hanya yang bisa masuk orang-orang pendudukan setempat ber KTP Bogor, jadi walaupun dia bawa kendaraan luar dia punya domisili di Puncak kita izinkan,” ujarnya.

Selama PPKM Darurat, sambung Dicky, jajaranya mendirikan sebanyak 18 pos penyekatan mobilitas masyarakat. 12 Pos di titik perbatasan, 6 pos lainnya di arah tempat-tempat wisata.

“Sisanya 6 titik di jalur-jalur wisata, seperti di Pekan Sari terus Puncak bahkan jalur alternatif. Jadi, kalau dulu mereka berpikir di Gadog di sekat bisa lewat alternatif gitukan. Tapi sekarang sudah tidak bisa kan kita sudah evaluasi lah dari sebelumnya seperti apa. Karena ini buat kebaikan bersama, semata-mata biar Indonesia cepat pulih,” bebernya.

Written by: indikaFM

Rate it

Previous post

Caplok Operasi Gojek Thailand, AirAsia Rogoh Rp 720 M

News

Caplok Operasi Gojek Thailand, AirAsia Rogoh Rp 720 M

Grup maskapai berbiaya murah asal Malaysia, AirAsia Group Bhd (AAGB) lewat anak usahanya AirAsia Ads Sdn Bhd (AirAsia Superapps) mengakuisisi 100% operasi bisnis ride-hailing dan fintech Gojek di Thailand dengan nilai mencapai US$ 50 juta atau setara dengan Rp 720 miliar (kurs Rp 14.400/US$). Mengacu keterbukaan informasi di Bursa Efek Malaysia, Rabu (7/7/2021), transaksi itu dilakukan lewat pembelian sepenuhnya saham di bisnis berbagi tumpangan (ride-hailing) dan bisnis financial technolgy (fintech). Pertama, AirAsia Group melalui AirAsia Superapp meneken […]

todayJuly 15, 2021 3

Post comments (0)

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0%
Indika FM

FREE
VIEW