Kumparan News

Status Mensos dan Kader PDIP Dinilai Jadi Kelebihan Risma Jika Maju Pilgub DKI

todayFebruary 16, 2021 16

Status Mensos dan Kader PDIP Dinilai Jadi Kelebihan Risma Jika Maju Pilgub DKI
share close
Status Mensos dan Kader PDIP Dinilai Jadi Kelebihan Risma Jika Maju Pilgub DKI
Tri Risma di acara Ngebuburit kumparan. Foto: Kevin Kurnianto/kumparan

Mensos Tri Rismaharini kini disebut sebagai salah satu calon potensial untuk maju di Pilgub DKI. Risma dinilai tepat menjadi lawan terberat Anies Baswedan sebagai petahana, jika pilkada digelar serentak pada 2024.

Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Adi Prayitno, menjelaskan ada sejumlah kelebihan yang dimiliki Risma jika nanti bertarung di Pilgub DKI. Pertama, kata dia, statusnya sebagai Mensos punya kelebihan luar biasa dan tidak bisa dipandang sepele.

“Risma posisinya sebagai Mensos itu punya kelebihan cukup luar biasa, ya. Mensos satu posisi yang cukup prestisius sebenarnya bagi Risma, yang saya kira sebenarnya tidak bisa diangkat sepele karena Risma akan berakhir ini di 2024 masa jabatannya,” kata Adi saat dihubungi, Selasa (16/2).

“Enggak kena tsunami dia. Anies tentu saja kena karena pilkada di 2024,” lanjutnya.

Status Mensos dan Kader PDIP Dinilai Jadi Kelebihan Risma Jika Maju Pilgub DKI (1)
Menteri sosial Republik Indonesia, Tri Rismaharani berkunjung di tenda pengungsian korban gempa bumi di Mamuju Sulawesi Barat, Kamis (28/1). Foto: Akbar Tado/ANTARA FOTO

Kelebihan Risma yang lain adalah elektabilitasnya yang hampir menandingi petahana. Padahal, Risma masih terbilang baru di Jakarta sebagai Mensos. Sementara Anies sudah bertahun-tahun bertugas di Jakarta.

Keuntungan lainnya adalah Risma merupakan anggota PDIP, partai penguasa yang akan menjadi pendukungnya jika nanti diproyeksi maju di Pilgub DKI.

“Yang paling penting kalau saya, salah satu kelebihan Risma dia punya bekal elektabilitas 36 persen padahal baru 2-3 bulan di Jakarta, baru sekali dua kali sama pemulung, ke gorong-gorong gitu ya,” ujarnya.

“Bandingkan sama Anies yang sudah 3 tahun kerja di Jakarta cuma dapat 45 (persen). Itu kelebihan dan tentu saja Risma disokong partai penguasa,” lanjutnya lagi.

Status Mensos dan Kader PDIP Dinilai Jadi Kelebihan Risma Jika Maju Pilgub DKI (2)
Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan menjawab pertanyaan wartawan di acara Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2021. Foto: Dok. Pemprof DKI

Namun, Risma tak boleh berbangga diri. Ada kekurangan yang harus dihadapi Risma, yaitu tingkat penerimaan perempuan bagi pemilih di Jakarta. Ia menyebut pemilih di Jakarta masih agak sulit menerima jika ada pemimpin dari kalangan perempuan.

“Tingkat penerimaan terhadap calon pemimpin perempuan cukup rendah juga di Jakarta. Ya begitulah potret politik kita,” ungkapnya.

“Masih melihat sektor jenis kelamin termasuk etnis termasuk pola agama jadi variabel penting yang dilihat pemilih di Jakarta kalau melihat pilkada lalu. Variabel agama cukup dominan yang membuat Ahok kalah, ” pungkasnya.

Written by: Kumparan

Rate it

Previous post

2 Sopir di Sumut Ditangkap karena Ugal-ugalan Demi Buat Video ‘Angkot Oleng’

Kumparan News

2 Sopir di Sumut Ditangkap karena Ugal-ugalan Demi Buat Video ‘Angkot Oleng’

Dua sopir diamankan karena ugal-ugalan hanya demi konten medsos di Mandailing Natal, Sumatera Utara. Foto: Dok. Istimewa Aksi dua sopir angkot di Kabupaten Mandailing Natal, Sumut, tak patut dicontoh. Mereka ugal-ugalan mengendarai angkot demi membuat konten di media sosial. Alhasil keduanya diciduk kepolisian. Kasatlantas Polres Mandailing Natal, AKP Septian Rianto, mengatakan, kedua sopir bernama M Khairul Ikhsan (18) dan M Amri (27). "Kami amankan 2 orang pengemudi tersebut, setelah konten […]

todayFebruary 16, 2021 13

Post comments (0)

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


0%
Indika FM

FREE
VIEW