Kumparan News

Wabah Ebola Kembali Mewabah di Guinea, Terburuk Sejak 2016

todayFebruary 15, 2021 12

Wabah Ebola Kembali Mewabah di Guinea, Terburuk Sejak 2016
share close
Wabah Ebola Kembali Mewabah di Guinea, Terburuk Sejak 2016
Ebola merebak di Guinea jadi epidemi Foto: WHO/Junior D. Kannah

Guinea mengumumkan epidemi ebola kembali terjadi. Pengumuman disampaikan setelah didapati tiga orang meninggal dunia akibat penyakit tersebut.

“Menghadapi situasi ini dan sesuai dengan peraturan kesehatan internasional, pemerintah Guinea mengumumkan epidemi ebola,” ungkap Kementerian Kesehatan dalam sebuah pernyataan pada Minggu (14/2).

Meski memastikan ada tiga korban jiwa, Pemerintah negara di Afrika barat itu belum mengumumkan jumlah kasus ebola di negarannya.

Mengutip Reuters, kembalinya wabah ebola baru ini merupakan yang terburuk di dunia sejak yang terjadi pada 2013-2016 lalu.

Wabah Ebola 2013-2016 di Afrika Barat dimulai di Nzerekore. Wilayah itu dekat dengan perbatasan sehingga menyulitkan upaya untuk mencegah penyebaran ebola. Saat itu, virus ebola telah membunuh sekitar 11.300 orang dan sebagian besar berasal dari Guinea, Liberia, dan Sierra Leone.

Munculnya Wabah ini juga teridentifikasi setelah beberapa orang jatuh sakit dan mengalami diare, muntah, dan pendarahan saat menghadiri sebuah pemakaman di sub-prefektur Goueke, Guinea.

Pemakaman itu terjadi pada 1 Februari 2021 lalu. Ketika seorang perawat di pusat kesehatan setempat yang kemudian meninggal setelah dipindahkan untuk perawatan ke Nzerekore.

Wabah Ebola Kembali Mewabah di Guinea, Terburuk Sejak 2016 (1)
Petugas kesehatan membawa mayat korban Ebola untuk dimakamkan di pemakaman di Freetown, Sierra Leone, 21 Desember 2014. Foto: Reuters/Baz Ratner

Mereka yang terinfeksi dari pemakaman itu hingga kini masih hidup dan Kementerian kesehatan mengatakan telah mengisolasi mereka di pusat perawatan.

Virus ebola menyebar dengan menunjukkan gejala sehingga dapat menyebabkan muntah dan diare parah. Virus ini menyebar melalui kontak dengan cairan tubuh. Tingkat kematiannya bahkan lebih tinggi daripada COVID-19.

Kementerian Kesehatan mengatakan kini petugas kesehatan sedang mencoba melacak dan mengisolasi kontak kasus ebola. Mereka juga kan membuka pusat perawatan di Goueke, kota yang dekat dengan Nzerekore, sebagai bentuk pencegahan.

Pihak berwenang juga telah meminta vaksin ebola kepada Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Dikabarkan vaksin baru Ebola dapat meningkatkan tingkat kelangsungan hidup dalam beberapa tahun terakhir.

Wabah Ebola Kembali Mewabah di Guinea, Terburuk Sejak 2016 (2)
Seorang pekerja Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memberikan vaksinasi. Foto: Reuters/Kenny Katombe

“Merupakan keprihatinan besar melihat kebangkitan ebola di Guinea, negara yang telah sangat menderita Karena penyakit tersebut,” ucap Direktur Regional WHO untuk Afrika, Matshidiso Moeti.

Penanganan ebola menjadi beban baru yang harus ditanggung layanan kesehatan Guinea karena ini terjadi bersamaan dengan pandemi COVID-19. Negara yang berpenduduk 12 juta orang itu kini telah mencatat total kasus corona sebanyak 14.895 dengan angka kematian 84.

Written by: Kumparan

Rate it

Previous post

5 Gaya Rambut Unik Dua Lipa

Kumparan Entertainment

5 Gaya Rambut Unik Dua Lipa

Dua Lipa di acara American Music Awards 2019, Los Angeles, California, AS. Foto: REUTERS/Danny Moloshok Sejak merilis debutnya pada 2015, nama Dua Lipa terus meroket di industri musik. Berkat perpaduan musik disco dan pop, ia berhasil menyita perhatian banyak orang di berbagai belahan dunia. Dua Lipa. Foto: AFP Selain musik yang unik, Dua Lipa juga kerap berganti gaya rambut. Yuk, lihat berbagai gaya rambut unik dari perempuan berdarah Kosovo itu. […]

todayFebruary 15, 2021 40

Post comments (0)

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


0%
Indika FM

FREE
VIEW